Selamat Datang di Portal Resmi SMA PGRI Mojosari

Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS)

SMA PGRI Mojosari pada hari selasa tanggal 26 Januari 2021 telah melaksanakan kegiatan PKKS atau Penilaian Kinerja Kepala Sekolah yang merupakan kegiatan untuk menilai kinerja kepala sekolah dalam 9 aspek manajerial di sekolah. Adapun yang menilai PKKS ini yakni Pengawas Pembina di Sekolah yang nantinya dijadikan Evaluasi kekurangan.

Melalui pengawas dari Cabang Dinas Kab. Mojokerto Bapak Drs. Purjanto, M.Pd., menjelasakan bahwa Tujuan dari Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) untuk mengetahui kualitas kemampuan kepala sekolah dan ketercapaian Standar Nasional Pendidikan (SNP) di sekolah. Manfaat yang diperoleh dari PKKS adalah untuk menentukan indeks prestasi guna menentukan kebijakan Promosi, Mutasi, Penghargaan dan Pembinaan Kemampuan Profesional serta  penilaian angka kredit.

Kegiatan PKKS yang dimulai pada pukul 08.00 wib s.d. 11.30 wib ini berlangsung dengan baik dan mendapatkan predikat yang tercepat dari Ibu Lestari Puji Rahayu, S.Pd., M.Pd., ini tak lepas dari bimbingan bapak/ibu pengawas yang telah turut serta dalam ikut memajukan pendidikan yang berkwalitas di SMA PGRI Mojosari khususnya dan Kab. Mojokerto secara umum. 

Untuk itu atas kerjasama seluruh rekan-rekan guru dan tenaga pendidik di SMA PGRI Mojosari serta bimbingan dari Bapak Drs. Purjanto, M.Pd., dan Ibu Lestari Puji Rahayu, S.Pd., M.Pd., selaku perwakilan pengawas Cabang Dinas Kab. Mojokerto kami haturkan terima kasih yang setinggi-tingginya, kami yakin proses takkan menghianati hasil

Lulusan SMK Jadi Penyumbang Terbanyak Angka Pengangguran di Indonesia

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, dalam setahun terakhir, pengangguran bertambah 60 ribu orang, berbeda dengan Tingkat Penggangguran Terbuka (TPT) yang turun menjadi 4,99 persen pada Februari 2020. TPT merupakan indikator untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja. TPT Februari 2019 sebesar 5,01 persen turun menjadi 4,99 persen pada Februari 2020. Hal ini berarti dari 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar 5 orang penganggur. "Tingkat Penggangguran Terbuka pada Februari 2020 sangat flat, menurun tipis dari 5,01 persen menjadi 4,99 persen," ujar Suhariyanto melalui Video Conference di Jakarta, Selasa (5/5/2020).


Dilihat dari tingkat pendidikan, Tingkat Penggangguran Terbuka lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih yang paling tinggi diantara tingkat pendidikan lain, yaitu sebesar 8,49 persen. Penduduk yang bekerja sebanyak 131,03 juta orang, bertambah 1,67 juta orang dari Februari 2019.
Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase terutama Jasa Pendidikan (0,24 persen poin), Konstruksi (0,19 persen poin), dan Jasa Kesehatan (0,13 persen poin). Sementara lapangan pekerjaan yang mengalami penurunan terutama pada Pertanian (0,42 persen poin), Perdagangan (0,29 persen poin), dan Jasa Lainnya (0,21 persen poin). "Sebanyak 74,04 juta orang atau sekitar 56,50 persen) bekerja pada kegiatan informal. Selama setahun terakhir (Februari 2019–Februari 2020), persentase pekerja formal meningkat sebesar 0,77 persen poin," jelas Suhariyanto.

Sumber :

Bursa Kerja

Berisi lowongan kerja untuk siswa SMA PGRI Mojosari yang sudah lulus maupun yang akan lulus dan memasuki dunia kerja

VISI

Menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas, terampil, mandiri, kreatif, berprestasi, bertanggung jawab, dan beraklhak mulia


MISI
  1. Mencipatakan pembelajaran yang mampu mewujudkan peserta didik berkhlak mulia, berbudi pekerti luhur, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Menciptakan sistem pembelajaran dan bimbingan secara efektif, kreatif sehingga siswa dapat berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki
  3. Menumbuhkembangkan rasa kesetiakawanan, nilai kesopanan, nilai kesusilaan, berbudi pekerti luhur, disiplin dan saling menghormati sehingga tercipta suasana yang nyaman, aman, dan tertib
  4. Mengembangkan layanan profesional dan semangat kerja serta keteladanan guna meningkatkan prestasi kerja dan prestasi belajar siswa
  5. Membangun manusia yang cerdas dan terampil dalam menghadapi berbagai tantangan modernisasi dan globalisasi
  6. Menanamkan sikap yakin, percaya diri, gigih, dan ulet dalam berkompetensi di lingkungan sekolah dan masyarakat

 

Kegiatan Sekolah

Merupakan kegiatan penunjang bagi peserta didik didalam mengembangkan minat, bakat, dan karakter mandiri yang unggul dan berprestasi. Menyiapkan peserta didik menjadi individu yang memiliki kompetensi dalam lingkup sosial di masyarakat.

Kegiatan Ekstrakurikuler
Untuk mewadahi kreatifitas siswa yang dilakukan di luar jam belajar kurikulum standar, dan bertujuan agar siswa dapat mengembangkan kepribadian, bakat, serta kemampuanya di berbagai bidang di luar bidang akademik.
  • Pramuka
  • Bola Voley
  • Karate

Kegiatan Keagamaan
Merupakan kegiatan yang terencana dan terkendali untuk menanamkan dan menyebarluaskan nilai-nilai keagamaan, sehingga siswa mempunyai bekal imtaq yang lebih baik saat berada di masyarakat dengan nilai agama yang di peroleh di sekolah.
  • Shalat Dhuha
  • Shalat Dzuhur Berjamaah
  • Istighotsah

Kegiatan Study Tour
Merupakan agenda kegiatan sekolah untuk mengenalkan peserta didik kepada dunia pendidikan yang lebih luas, sehingga dapat memberikan rangsangan berupa motivasi untuk terus belajar

Kontak Kami

Office:
Jl. Kh. Wachid Hasyim No. 04 Randubangu
Kec. Mojosari Kab. Mojokerto
Kode Pos 61382
Jawa Timur

Email:
smaspgrimojosari@gmail.com

Peta Lokasi: